Jakarta.Ekstranews. Kabarhakam Polri Komjen Pol Karyoto bakal membuka acara Munas ke 6 KBPP Polri yang diselenggarakan tanggal 14 – 16 Mei 2026 di Hotel JS Luwansa, Jakarta.
Konsolidasi organisasi bagi wadah putra dan putri Polri tersebut untuk memilih ketua umum KBPP Polri mendatangi selama 5 tahun yakni 2026- 2031.
Ketua Panitia Munas Ryco Menoza ZP membenarkan acara tersebut.
” Acara Munas adalah acara biasa untuk organisasi berkonsolidasi yang di adakan lima tahun sekali untuk memilih ketua baru.,” ujar Ryco Menoza ZP saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Golkar.
Ditambahkan oleh Ryco ZP yang merupakan anak dari mantan Gubernur Lampung 2 Periode Komjen Pol.Pur. Sjahroedin ZP sekligus mantan Deop ( Deputi Operasi Kapolri) .
” Sesuai AD ART partai acara Munas diantaranya laporan pertanggungjawaban ketua umum PP KBPP Polri, Penetapan Demisioner sampai dengan pemilihan ketua umum KBPP Polri lima tahun mendatang, ” tandas Ryco Menoza ZP mantan Bupati Lampung Selatan ini.
Sementara itu salah seorang anggota KBPP Polri yang berasal dari Polda Metro Jaya atau DKI Jakarta menyatakan jangan sampai organisasi KBPP Polri tersandera dengan perkara hukum yang saat ini tengah di alami oleh Abdul Hamid Bimo Suryono selaku direktur PT. Prospek Dita Sukses ( PDS).
” Informasi ada perkara hukum Gugatan No. 1124/Pdt.G/2022/ PN .JKT .SEL dimana adanya tuntutan hukum nilainya fantastis ratusan miliar rupiah kepada Direktur PT PDS AH Bimo Suryono. Jangan sampai organisasi KBPP Polri tersandera oleh kasus hukum,” ujar nya mewanti wanti agar namanya tidak disebutkan.
Berdasarkan penelusuran wartawan , sumber Jawa pos.com tanggal 21 Januari 2022, Paguyuban Korban Antasari 45 terdiri dari 210 orang menuntut ganti rugi senilai 164 miliar kepada pengembang PT PDS dimana Ahmad Bimo Suryono selaku Direktur.
” sampai saat ini cuma ada satu calon ketua umum yang memenuhi syarat sesuai AD ART KBPP Polri karena sampai masa penutupan pendaftaran calon ketua umum hanya Evita Nursanty yang mendaftar sebagai calok ketua umum, ” akhir kader KBPP Polri Polda Metro Jaya kepada wartawan. (tim)








